[ads-post]

Bisnis Hobby -  Ajang pameran teknologi, Space Symposium ke-32 telah dimulai. Pameran ini memamerkan teknologi terbaru yang diusung baik itu perusahaan skala kecil hingga besar kepada para pengunjung aula pameran di Broadmoor Hotel, Colorado, Amerika Serikat (AS).
Akan tetapi, ada yang berbeda pada perhelatan tahun ini dengan kedatangan pendatang baru yakni CEO Amazon, Jeff Bezos. Miliarder ini diam-diam sudah menandatangani kontrak untuk bersaing dalam bidang luar angkasa.
"Saya sudah terobsesi dengan roket, mesin roket dan pesawat ruang angkasa sejak saya berusia lima tahun," kata Bezos di Aula Broadmoor Hotel, seperti dilansir dari laman CNBC.
Seperti diketahui, Bezos membangun perusahaan roketnya, Blue Origin, pada 2000. Adapun sumber dananya ketika itu berasal dari kekayaan berkat usaha ritel internet Amazon.com yang dibangunnya sejak 1994.
Pemain kaya seperti Bezos, Musk, Richard Branson dan lain-lain telah menyegarkan industri luar angkasa. Namun kemajuan perusahaan tampaknya tidak terlalu berkembang bila dibandingkan dengan pengalaman pertumbuhan Amazon yang mengandalkan internet. Bezos mengatakan internet mampu tumbuh pesat lantaran adanya infrastruktur yang mumpuni yakni saluran telepon.
Amazon tak dipungkiri mampu tumbuh begitu cepat menjadi perusahaan pengiriman paket dengan sistem pembayaran kartu kredit. Beda halnya dengan bidang luar angkasa, yang mana roket belum mampu mengambil hati orang-orang, lantaran mengingat masih mahalnya biaya yang dibutuhkan untuk orang-orang agar mampu pergi ke luar angkasa.
"Saya pikir itu hanya satu bagian besar. Kita perlu biaya yang jauh lebih rendah untuk akses pergi ke luar angkasa. Hanya saja masih terlalu mahal," katanya.
Dia mengaku, roket yang kembali digunakan harus mampu berbiaya rendah. Akan tetapi Bezos mengatakan hambatan lain menuju kesuksesan adalah kurangnya latihan. "Jika Anda harus beroperasi, menemukan seseorang yang melakukan operasi 20 sampai 25 kali seminggu," lanjut Bezos.
Nantinya, tes astronot dijadwalkan meluncur pada 2017. Sedangkan roket untuk turis yang sudah membayar akan mulai meluncur pada 2018. (okz)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.